Seni Terebang Gede Dalam Peregeseran Nilai Dan Pengaruh Globalisasi
Penulis : Pustakawan Madya ISBI Bandung
Kesenioan tradisional adalah kesenian yang sejak lama turun temurun hidup
dan berkembang pada suatu daerah, masyarakat etnik tertentu yang
Perwujudannya mempunyai peranan tertentu dalam msyarakat pendukungnya
Kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang di suatu lokalitas didukung oleh masyarakat yang terikat pada aturan adat yang disepakati, telah berlangsung secara turun menurun dari generasi ke generasi. Berbeda dengan kesenian modern yang cenderung lebih mudah berubah mengadopsi unsur – unsur luar, kesenian tradisional lebih cenderung lambat mengalami perubahan.
Hal ini disebabkan; Pertama, ia memiliki jangkauan terbatas pada lingkungan kultur yang menunjangnya ,kedua ia merupakan pencerminan dari suatu kultur yang Berkembang secara perlahan, karena dinamika masyarakat yang menunjang Memang demikian, ketiga ia tidak terbagi bagi pada pengkotakan specialisasi, keempat ia bukan merupakan hasil kreativitas individu tapi tercipta secara anonim bersama dengan sifat kolektivitas masyarakat yang menunjangnya.
Ciri–ciri tersebut memperkuat pernyataan bahwa seni tradisi merupakan identitas budaya dari suatu masyarakat tertentu, sebab seni tradisi sangat dipengaruhi oleh kultur masyarakat di suatu lingkungan dan bukan merupakan seni yang menonjolkan seniman atas nama diri sendiri, tapi lebih merupakan, tapi lebih merupakan perwakilan dari sistem social atau sikap kelompok masyarakat.
Kesenian tradisi yang hidup dan berkembang di masyarakat Banten cukup beraneka ragam, jika dikaji lebih dalam tidak kalah menariknya dengan kesenian tradisi yang ada di provinsi daerah lain di Indonesia. Seni tradisi tersebut antara lain Terebang Gede, Angklung Buhun, Rudat, Patingtung, Debus, Dog dog Lojor, Rampak Bedug, dan Silat Terumbu yang kesemuanya mencerminkan kepercayaan dan kebudayaan mayasrakat setempat yang dipengaruhi oleh unsur agama islam, tumbuh dilingkungan masyarakat Banten sebagai warisan dari para tokoh masyarakat atau ulama setempat. Sosok dan kepribadiannya mampu mewarnai kehidupan masyarakat Banten yang religius, diantaranya difungsikan sebagai wahana penyebaran agama islam.
Terebang gede merupakan kesenian rakyat yang tumbuh dan berkembang di Serang tepatnya di Desa Panggung Jati Kecamatan Taktakan Serang , Terebang gede adalah bentuk seni pertunjukan tradisional yang sekilas mirip dengan rebana, dengan ukuran besar dan plungpung dari kayu yang besar, menyerupai bedug. Terebang gede merupakan kesenian tradisi warisan leluhur masyarakat Banten yang terkenal sacral dan magis , serta mengandung nilai – nilai keagamaan yang cukup tinggi.
Perubahan yang dialami oleh satu jenis kesenian tradisional, selain dipengaruhi oleh adanya pengaruh luar, tapi juga ditentukan seniman dan masyarakat pendukungnya. Terebang gede bisa saja punah , tersingkir oleh budaya asing, atau mampu bertahan dengan menyesuaikan ke perkembangan jaman dengan cara merubah nilai – nilai sacral didalamnya menjadi seni pertunjukan yang menarik.
Kesenian tradisi pada umumnya mengalami perubahan yang sangat lambat, karena didukung oleh masyarakat yang memilki sikap yang terikat pada atuiran adat, tapi bukan berarti ,tapi bukan berarti tidak mengalami perubahan sama sekali . Perubahan ini biasanya di akibatkan karena adanya pengaruh atau factor dari luar. seperti diungkapan oleh suryana ( 2002 : 4 ) bahwa :
Akhir– akhir ini kesenian tradisional , seperti yang yang banyak terdapat di Indonesia pun tidak luput dari pengaruh luar, pengaruh tersebut masuk melalui tindakan hubungan antar budaya , misalnya melalui pendidikan formal, dan juga melalui berbagai media massa.
Media masa terutama elektronik, merupakan salah satu media yang memfasilitasi masuknya berbagai unsur budaya asing ke Indonesia. Semakin majunya teknologi, komunikasi, dan informasi merupakan salah satu tanda era globalisasimemungkinan masyarakat bisa menikmati berbagai alternative hiburan yang ditayangkan oleh televise, dan bisa merubah minat masyarakat terhadap seni yang sifatnya etnik, sehingga pementasan seni tradisi, menuntut penyesuaian dengan selera masyarakat yang berubah tersebut.
Sebagai hasil karya, tentunya kesenian tradisional memiliki daya tarik tersendiri di tiap ragam, bentuk , maupun penyajiannya. Sebuah kesenioan dapat mengalami tingkat kepopuleran yang signifikan bahkan tidak jarang pula, dikemudian hari bisa pudar bahkan punah.
Terebang gede termasuk ke dalam kategori salah satu kesenian rakyat yang masih tetap hidup di Serang Banten walaupun keberadaannya pernah mengalami penurunan. Untuk itu perlu dikaji hal yang menghambat eksistensi dari seni Terebang gede ini, serta hal yang menyebabkan kesenian ini tetap eksis, seiring dengan perkembangannya. Kesenian ini telah mengalami pergeseran baik itu fungsi, nilai dan pertunjukan.
Kata Kunci: Pergeseran Fungsi, Kesenian Terebang.
No comments:
Post a Comment