Penulis: Pustakawan Madya ISBi Bandung
Fungsi seni masih kita dapatkan hidup ditengah-tengah kita sekarang ini, karena masyarakat pendukung nya masih ada. Apa yang kita sebut sebagai”seni tradisional” itu masih difungsikan sebagai bagian dari upacara”slamatan” .kadang seni itu merupakan upacara itu sendiri. Karena fungsinya ritual, maka simbol-simbol seni yang ada di dalamnya tentu berhubungan dengan sistem religi atau kepercayaan mereka.
Memang tidak setiap benda seni lama berfungsi religius. Banyak benda-benda seni untuk kepentingan sekuler pula. Namun sepertiakan kita lihat uraiannya. Benda-benda seni yang dipergunakan untuk upacara ternyata mempunyai proses pembuatan yang sifatnya juga ritual. Sedangkan benda-benda yang sama untuk kepentingan sekuler tidak diproses dengan upacara.
Benda-benda seni yang dikupas dalam buku ini berasa dari konteks berfikir kolektif pra-modern semacam itu.tetapi karena seni modernpun berurutsan dengan spiritualitas, sesuatu yang teresenden, yang baru, dan segar dari yang belumpernah ada atau diciptakan orang, maka seni tradisional juga berurusan dengan itu. Bahkan bukan hanya itusebatas pengetahuan tentang yang trasenden, tetapi juga mengimani hadirnya yang transeden tersebut.
Mikromos, makrokosmos, dan metakosmos
Hidup di dunia ini sakral hubungan manusia dengan alam adalah hubungan persamaanmikrokomos adalah makrokomos .manusia adalah putra alam. Alam adalah nenek moyang manusia Karena alam adalah nenek moyangnya, maka alam adalah kearifan, alam adalah guru yang mengajar manusia, manusia tunduk dan tergantung pada alamnya.
Manusia juga dualistik ada perempuan ada laki laki, ada binatang kecil ada binatang besar, ada bintang di langit ada bintang di bawah ada gunung ada dataran, ada daratan ada lautan. Ada hulu ada hilir.ada pangkal pohon yang menghujam bumi dan ada pucuk yang menjngkau langit. Ada tanah dan ada air. Ada api ada angin.
Manusia melihat alam ini terlihat dua dalam entitas pasangan-pasangan, bahkan dewa-dewa diluar dunia manusia, terlebih dua dalam entitas, pasangan-pasangan, itulah sebabnya manusia belajar dari kenyataan alam. Manusiapun juga ternyata juga pasangan dualistik, lelaki perempuan , kalau dunia ini isinya lelaki melulu, maka manusia menjadi dewa.
Kosong itu adalah keabadian, tidak berawal ada dengan sendirinya karena kosongitu adalah infinitas, abadi dan tidak terbatas, maka tidaklain adalah isi yang sepenuh penuhnya isi. Kosong itu tidak bersifat, tetapi mengandung semua sifat yang dikenal isi.
Kosong dan isi ini dlam masyarakat sunda yang berladang ini diterjemahkan kepada alam, langit yang kosong dan bumi yang isi, langit yang nampak bagi manusia kosong itu sejatinya isi. Sedangkan bumi yang nampak bagi manusia kosongitu sejatinya isi, justru kosong itu karena manusia di bumi ini hanya sementarasedangkan ladang dan bumi bersifat laki-laki, langit itu air, basah; bumi itu tanah yang kering. Atap rumah itu bersifat perempuan karena basah oleh air hujan, sedang kolongrumah bersifat laki-laki, dan harus senantiasa kering, maka kayu kering boleh di simpan di kolongrumah, begitupula benda-benda perempuan, hanyaboleh disimaan di dekat atap. Pada ruang atap masyarakat bugis hanya boleh memasuki oleh gadis-gadis yangbekerja menenun kain disitu.
Pasangan metakomos kosong dan isi atau wadh dan isi diterjemahkan dengan pasangan makrokomos dan mikrokomos, pasangan manusia dengan alam, seperti manusia dengan prisainya, yangterbuat dari batang kayu.Manusia senantiasa membuat dan menggunakan benda-benda yang berasal dari alam, manusia di dunia ini mau takmau hidup dari alam dunia ini. Alam ili sudah ada sebelum manusia ada.
Pasangan sifat-sifat alam dan sifat sifat manusia ini adalah merupakan pasangan kosong dan isi. Manusia yang isi itu sebenarnya kosong sehingga memerlukan transanden kosong yang sejutanya isi itu, manusia itu impoten dalam alam pikiran peligius purba, sehingga memerlukan potensi transanden yang non eksisten, non maninfestasi, dan non aksi tersebut. Meskipun pada dasarnya manusia itu impoten ietapi ia bisa berpoten karena menyatukan diri, menjodohkan diri dengan benda benda yangterbuat dari alam, maka dengan demikian terdapat tingkat tingkat potensi manusia.
Kebudayaan permodial itu merupakan permainan pasangan perpasangan dualitas
Paradoks adalah kualitas sempurna, kualitas bermakna, kualitas otentik. Hidup ini bebas karena menyatu dengan makro komos dan meta kosmos tetapi lebihpenting hidup ini berpotensi mengandung daya daya transanden meta osmosyang kosong pada dasarnya kosongdan infinitas itulah, yang ingin di hindarkan manusia dalam kehidupanya.
Kosong sebagai paradoks
kosong adalah totalitas ada , sedangkan isi adalah bagianya. Manusia indonesia purba terbagi dua dalam menghadapi situasi ini, sesuatu paradoks itu. Pertama, kondisi paradoks yang terlihat dalam isi itu tetap di biarkan dalam kondisi konflik. Hal ini terlihat dalam masyarakat berekologoi hutan rimba raya dan kelautan.
Hidup itu memang konflik. Bertentangan abadi dari duakualitas yang saling bertentangn. Budaya ini bermotif perang, berhubungan dengan kematian dan permusuhan. Serta kemusnahan. Akan tetapi justru itulah hidupnya. Hidup ini, isi ini, paradoks sejak awalnya. Kalau mau tetap hidup harus ada kematian dan kerusakan. Ritul ritual korban dan penyembelihan dan penghancuran benda benda berdasarkan pola berpikir ini, sebab kmatian adalah kehidupan.mitologi-mitologi mereka dipenuhi oleh kehancuran, kematian sesuatu yang menjadi penyebab sesuatu hal yang lain.
Kedua, motif perkawinan atau harmoni. Ini terjadi dilingkungan masyarakat indonesia yang hidup dari pertanian baik sawah maupun ladang. Paradoks budaya ladang hanya mengenal entitas paradoks tunggal, yaitu dunia tanah. Sedang pada budaya sawah, entitas paradoksnya bernilai pusat karna himpunan dari berbagai pasangan dualistik. Tingkat paradoks orang sawah lebih rumit.Kosong sebagian paradoks sifat-sifat hanya mengikuti pikiran manusia. Kosongitu tetap kosong bagi manusia karna tamampu terjangkaunya. Kosongitu paradoks bagi manusia tetapi tidak paradoks pada dunianya sendiri.
Penyebutan kosong, paradoks, adalah pemahaman manusia yang terbatas, Finitas, terhadap sesuatu yang tak terbatas, infinitas. Kata seni berasal dari bahasa melayu yang artinya halus kecil dan lembut. Karya seni yaitu wjud membenda seni, tida pernah di sebut seni seperti dalam pengertian moderen kita. Jadi dasar seni adalah kebenarannyadulu patokanyadulu, yang patokan itu ada dasar filosofisnya. Estetikanya (menurut sebutan moderen) adalah prjalanan ketingkat halus stadi. Seni itu hakikatnya linglung. Membuat manusia hilang kesadaran subjektifnya. Menyatu dengan bentuk seninya. Subjek menjadi objek. Inilah peristiwa majenun, peristiwa sadar taksadar, paradokssal, diri sebagai benda seni; benda sebagai bendadiri.
Dalam seni tradisi etnik indonesia logika dulu yang harus dikuasai. Tahap lebih lanjutnya adalah wirasa, sangpenghayat menyatu dengan objek penghayatan. Jadi estetika menjadi puncak tatan nilai yang lain. Menyanyilah, maka nyanyianmu menunjukan asal daerahmu. Menggambarlah saya tau asal budayamu. Seni menunjukan bangsa, masyarakat adalah seninya. Seni adalah puncak budaya karna seni berkaitan dengan religi suku. Dan semua religi berhubungan dengan daya-daya transenden yang halus dan tidak nampak, namun ada hadir-being-being.
Seni menghadirkan yang halus taknampak menjadi nampak berwujud. -becoming.seni pada dasarnya paradokssam, seperti halnya manusia itu sendiri paradoks sam.dakam seni tradisi etnik semua itu diwujudkan dalam simbol-simbol seni, dan seni itu sendiri, halus itu sendiri, hanya dapat hadir dalam simbol inilah sebabnya seni tari tradisi etnik indonesia menampilkan wujud yang aneh-aneh, tidak logis, tida empiris. Karna aneh, asing, lain itu adalah seninya, kehadiran harusnya, kehadiran taknampak dan yang tidak nampak.
Bentuk wayang itu antara mirip manusia dan tidak mirip manusiasamasekali. Sesungguhnya ada logika dibalik benda-benda seni indonesia. Logika itu harus di tlusuri dari benda-benda seninya. Patokan religinya adalah karna merah itu warna selatan, hitam itu warna utara putih itu warna timur, dan kuning itu warna barat. Seni etnik adalah medium. Seni yang di rumuskan dan di ucapkan bukan senilagi karna seni itu halus, yang transanden itu tidak bernama, tidakbisa dikatakan. Kalau nekat menuliskanya jugadalam kata kata, maka yangterjadi adalah kemiskinan, reduksi atas nilai itu sendiri. Disitu tida bermain logika, aturan benar salag dan logis dan tidak logis.
Disini tidaklah berlakulagi hukum kausalitas tidak logis, tetapi hukum spontanitas-trensanden. Dipandang dari sudut ini maka semua seni yang tanda’’ seni‘ irasional. Pengetahuan melibatkan dua sumbernya yaitu subjek yang mengetahui yakni manusia dan objek yang diketahui. Hubungan antara subjek pengetahuan dan objek pengetahuan inilah disebut objek pengetahuan. Tetapi manusia indonesia pramoderen lebih mementingkan pengetahuan sepiritual. Dibanding dengan pengetahuan dunia ini. Ada dua tingkat pengetahuan lahi yang lebih penting, yang merupakan pengetahuan sejati, atau nelmu.
Dalam pengetahuan ini subjek manusiaa tetap berjarak dengan objek pengetahuanya. Ada dualisme antara subek dan objek seperti halnya dalam sistem pengetahuan moderen.disinilah pengetahuan dalam diri manusia itu muncul, yakni memaknai realitas yang iterima oleh kesadaranya. Dengan sistem pengetahuan ini manusia mampu memfungsikan realitas diluar dirinya bagi kepentingan hidup provanya. Ilmu pengetahuan dan filsafat padadasarnya tetap berhubungan dengan realitas objektif diluar diri manusia
Hasil ilmu adalah pengetahuan yang pasti.
Minat filsafat indonesia itu bukan realitas obyektif diluar irinya tetapi justru tentang dirinya sebagai subjek-objek. Filsafat indonesia lebih introspektif yaitu mengetahui diri tentang diri subjektifnya, bukan dalam arti filsafat manusia (antropologia) seperti filsafat barat, tetapi sepiritualitas manusianya.Setiap pilsafat dianggap filsafat kalo dapat dibuktikan dalam praktek hidup di dunia ini. Jadi filsafatnya amat fragmatif. Filsafat adalah bukan filsafat bilamana tidakdapat di praktekan dalam kehidupan sepiritual manusia. Tingkat tertinggi pengetahuan adalah adalah pengetahuan kasun niatan(kenyataan) atau pengetahuan kesempurnaan. Inilah pengetahuan tertutup dan terbatas melalui pengetahuan intelektual dan latihan sepiritual yang dipimpin oleh seorang guru. Pengetahuan filsafat indonesia adalah pengetahuan praksis sepiritual. Hampir seluruh ungkapan paradoks indonesia bermakna tingkat pengetahuan ini.
Arti filsafat (indonesia) dari jaman purba hingga sekarang samasaja, yaitu bagaimana manusi dapat menyatu dengan tuhan yang tunggal sekaligus plirell itu (monistik) Setiap filsafat adalah kebenaran begitupula kepercayaan adalah ajaran kebenaran konsep tentang tuhan yang maha esa tidak jelas. Manusia adalah anakalam semesta. Meskipun demikian konsep yangmaha esa purba itu samar-samar tersembunyi masih hidupsebagai arkeologo pikiran. Kalo kategori lelaki menujuk langit, maka oposisinya bumi. Pertemuan menjadi berarti setelah perpisahan. Kesadaran paradoks bukan kesadaran sintetis. Kesadaran paradoks adalah kesadaran tepo seliro, mengembik di kandang kambing,meringkik di kandang kuda, tanpa menjadi kambing dan menjadi kuda tetap manusian. Lelaki paradoks adalah lelaki yang belum kawin atau tidak kawin.
Benda-benda bersifat paradoks ada dimana-mana dan slalu diciptakan manusia. Rumah ada adalah rumah paradoks. Masakan juga bernilai paradoks, anatara asing dan manis, gurih dan pait, segar dan busuk. Semua terlalu berubah dan tidak ada yang tidak tetap orang mengenal identitas benda, manusia, masyarakat, dari hal-hal nampak yng dilakukan atau difungsikanya. Kwantitas hanyalah akibat dari suatu sebab, dan sebab itulah pembentuk identitas nampak. Identitas itu makna dari kwalitas hubungannya. Identitas adalah keselarasan diantara unsur-unsur yang berbeda-beda, yang menciptakan keteraturan dalam sebuah keutuhan. Masalah identitas adalah masalah caraberfikir yang tersembunyi dari begitu banyak tindakan dan karya-karya sebuah entitas
Objek luar adalah segala sesuatu yang asing dari dunia luar, objek dalam adalah segala sesuatu yang asing dari dunuia dalam yang personal. Identitas pola sedikit banyak bekerja secara matematik. Berpikir matematik adalah berpikir analogi atau persamaan-persamaan identitas sunda adalah cara sunda dalam membangun makna melalui sistem hubungan abstraknya yang kuranglebih tetap. Sistem hubunganya adalah pemisahan ruang laki laki dan ruang perempian yangdisatukan oleh ruang tengah yang menyatukan laki laki dan perempuan alat pukul atau tetak dibagian bawah kujang bernilai perempuan sedangkan lawanya adalah alat tusuk dibagian atas yangdapat melukai bernilai lelaki.
Kampung sunda membagikekuasaan dalam oposisi ‘ yang berkuasa ‘’dan ‘’ yang dikuasai’. Kekusaan itu tidak dibiarkan terpisah antara penguasa dan yang dikuasai jadi ada pembagian kekuasaan dalam fungsi masing-masing yang diperlukan dalam kekuasaan yang mengatur ketertiban dan kesejahteraan seluruh kampung yang tiga (atau kelipatanya). Kerajaan-kerajaan sunda berkembang pada jaman hindu jawa, sekitar tahun limaratus sampai 1575 namun bekas bekasnya sudah takada kecuali penuturan dan pantun sunda.
Kawali adalah pabuyutan lembaga air atau resi yang pemiliknya adalah raya-pendeta, pemegang mandat kekuasaan negara sesungguhnya Identitas yang sesungguhnya bukan berwujud benda-benda atau artefak, tapi cara kerja atau proses benda-benda sunda itu terwujud. Seni moderen indonesia tida berakar dari kebudaraanya, tetapi berakar dari jaman jaman tertentu paham senibarat.
Seni diciptakan bukan demi seni itu sendiri. Seni di abadikan untuk religi dan kebutuhan praktis. Sepiritualitas adalah sesuatu yang berhubungan dengan keeluruhan yang lebih luas, lebih dalam dan lebih kaya yang meletakan situwasi terbatas saat ini dalam prespektif baru. Kalau manusia moderen mengejar spiritualitas dalam seni, maka seni pra moderen juga sarat spiritualitas. Miskin transandensi hanya pengulngan gambar imanen belaka tidak membawa hidup ini kearah yang lebih kaya, lebih luas, lebih dalam lagi. Pandangan antroposentris menempatkan manusia sebagai realitasnya.
Filsafat indonesia selalu kembali kepada hubungan manusia dengan semesta dan hubungan manusia dengan tuhan, setelah memahami hubungan semesta dengan tuhan. Manusia di struktur oleh alam, dan alam ini ada hubungan dengan tuhan. Perubahan wujud mempengaruhi hubungan struktur, tetapi polanya tetap yang terahir adalah realisasi terus-menerus darai pola dalam suatu struktur yang spesipik meliputi dalam suatu proses dinamis, proses kehiupan. Realitas kesadaran mereka kuat, sedangkan manusia indonesia lebih memihak paa realitas faktual- objektif pengalaman. Laku dan laku itulah ilmu
Memahami wujud suku budaya suku indonesia hanyalah sebatas wujud dapat menyesatkan. Struktur aalah sisi elastis pola, kedudukanya antara berubah dan tidak berubah. Manusia ternyata tidak berdaya kodratnya secara terstruktur oleh alam dan semesta. Manusia pantai hanya mengenal arah terbinya matahari dan tenggelamnya matahari.dan demikian makna pasangan oposisi itu untuk tiap lingkungan budaya juga dapat berbeda-beda. Dunia masyarakat suku adalah duni yang terbatas. Masyarakat suku adalah umat manusia, dan dunianya adalah dunia.
Keris adalah benda pusaka yang mengandung daya-daya gaib. Keris juga terstruktur tiga vertical seperti bangunan candi, bangunan meru, pendopo jawa, dan stupa. Kesabaran, kepasrahan doa, puasa, semedi, laku yoga, merupakan upaya manusia untuk menerima yang karomah itu.
Penontron di sisi dalang adalah penonton yang tidak di undang oleh tuan rumah penanggap wayang, sedangkan penonton dibalik layar adalah penbonton terhormat, yaini para undangan tuanrumah, kluarga, dan para perempuan. Wujud warna-warni wayang adalah symbol plural, sedangkan bayangan wayang berwarna tunggal, yakni hitam. Dunia tengah layar adalah medan chaos dan kosmos. Masing masing seni memberikan kontribusi simboliknya sendiri sendiri yang saling melengkapi untuk membahas hal ini tentu memerlukan ruang tersendiri, pada wayang beber, iringan gamelan juga menggunakan laras salendro, yakni patetsongo saja. Wayang adalah sarana yang menghadirkan keramat(kaeomah) agar penonton agar mendapatkan berkat barokah. Gunungan atau kayon adalah wujud gunung wayang memang merupakan wujud gunung. Bagian lengkeh adalah medium antara jagat manusia dengan pucuk, jagat besar metakosmos. Pasangan dualistic adalah substansi, dan semua yang tewralangi manusia itu exsistensi. Manusia yang hanya berhenti pada taraf ini adalah manusia tanpa makna. Hidupnya meluluh duniawi ragawi, takdikembangkan aspek rohaninya perguruan perguruan mistisisme amatkeras dalam ajaranya, sehingga pintu selalu tertutup, agar yang tidak berhak tidabisa menguping mencuri ajaran. Jalan dan metode ini amat gawat bagi kesehatan jiwa manusia.manusia tidaboleh salah jalan dengan mempelajarinya secara otididak. Tempat paling sacral bangsal kencana adalah’’ pusat mandala’’,yakni titik pusat bangunan persegi bangsal.disitulah adanya raja pertunjukan wayang wongpeendahapa berarti’’ manusia naik ‘’ mewujudkan dunia atas diruang manusia. Inilah sebabnya arah gerak para pemain, dari mulai masuk sampai keluar arena pusat pendehapa, selalu mengkanankan pusat,axismundi masyarakat jawa disumatra tentu memahami hal ini.segi kesakralan wayang wong tetap dihormati, yakni dengan tetap memerlukan pentas wayangwong dipusat mandala pendahapa adalah cara manusia ini menyatukan dirinya dengandengan dunia atas secara askatis.
Masyarakat jawa disurakarta tentru memahami hal ini;Kelir pandapa kraton, kelir alun alun, kelir margi, kelir pandahukuhan,Kelir kelir bagian tengah panggung Kelir pandahapa yaitu seting untuk bagian dalam keratin. Kelir keratin guling seting untuk putra-putra raja, kelir taman yakni taman kraton yakni tamat tempat putri raja. Kelir partapan menggambarkan suasana pedesaan. Kelir alas peteng menggambarkan kelebatan dan kehebatan, kelir kali menggambarkan kali sungai besar, kelir guabolong menggambarkan kelir gua mulut sebuah gua, kelir gua mangkara pintu masuk gua untuk masuk kayangan.kelir kayangan gabungan kelir pendahapa kelir magan singgasana dan dewa, kelir megan , bergambar awan putih bersih. Nium adalah penghadiran dunia tengah, yang menghubungkan dengan dunia atas, wayang menunggu giliuran untuk memasuki wilayah giliran pusat mandala, wayang adalah cara menghadirkan kisah kisah mitos kehidupan manusia.
Estetika paradox
Dasar berpikir pola dua adalah bahwa hidup adalah pemisahan. Hidup itu persaingan, hidupitu konflik, hyidup adalah perang. Manusia itu tidakmungkin bisa hidup sendirian. Religi selalu berhubungan denganmetakosmos, perang , tetapi hidup harus dilakukan seperti itu karena dengan caraitulah hidup dimungkinkan, realitas ekologis manusia-manusia ini membentuk realitas kesadaran tentang apa kebenaran hidup ini.
Mitos tentang prinsip kematian adalah kehidupan terdapat dalam metologi genesisis manusia asmat yang terkenal artefak-artefak seninya, dunia paradox femuripits adalah antara dunia atas dunia bawah dan antara hulu hulu inilah yangt membuatnya hidup kembali.
Metologi divine trickster ini agak universal yakini tentang yangmaha tinggi hadir di dunia manusia sebagai yang terendah diantara manusia. Dasar pola piker kaum peramu adalah mengambil memetik merebut, membunuh yangsudah adamesanisme adalah budaya peramudan sebagian budaya lading adalahotewntik Indonesia tetapi pada budaya-budaya pertanian adalah, menanam, member menumbuhkan, mengawinkan, mengfharmonikan yang sudah ada.Meseanisme dalam budaya peramudan sebagian budaya lading adalah otentik indonesiatetapi pada budaya-budaya pertanian merupakan masukan dari agama-agama besar.
Manusia itu adalah badan yang bejiwa sekaligus jiwa yang berbadan.Mikrokosmos adalah makrokosmos dan sekaligus metakosmos ( alam tidak Nampak) meskipun perang adalah perang namun perang merupakan caraatau dalam sebuah cara dalam adegan perang-perangan. Gabungan seni dan kepercayaan etnik adalah gabungan dua disiplin menuju alam sepiritual. Pengalaman seni itu pengalaman religiusdalam seni pramoderen.Orang modern telah kehilangan atau menjauhkan diri dari sepiritual religisnya, symbol seninya adalah symbol konsep. Diluar logika kasualitas manusia , dengan taran orng sakit dapat sembuh. Fungsi symbol adalah keselamatan, karena hanya ada dua kemungkinan hidup, yakni selamat atau celaka. Hulu adalah asal kehidupan, hilir kematian. Etika masyarakat pramoderen Indonesia adalah etika daya-daya non material.
Pola tiga
Kaum peladang adalah mereka yang hidup dari bercocok tanam padi di lading kering, biasanya di daerah perbukitan. Dunia tengah yang mengandung dua kutub pertentangan, dunia tengah adalah penghubung medium perantara yang menjembatani dua etnis yang saling bertentangan.
Cikeusik adalah pemegangmandat dunia atas , symbol dunia atas adalah tanah datar, dunia atas minangjuga berasas perempuan, symbol dunia lima adalah limapuluh kota, ibu bertuah adalah pemegang adat tanah datar, bapak kaya adalah agam, mamak terhormat limapuluh kota. Mamak, adik, ibu yang lelaki menggantikan peran bapak. Mantra adalah wujud paradok pengesaan.
Mantra adalah wujud pengesaan yakni bahasa yangdi kenal secara budaya, sekaligus tidakdikenal oleh budayanya. Manusia peladang hanya mengenal orientasi arah kosmik yakni hulu dan hilir. Manusia itu pancaran ilahi.
Pohon hayat adalah gejala pemikiran purba Indonesia pentingnya akan perantara yang menghubungkan dunia atas manusia dengan dunia atas rohani.batas adalah maut bagi yang tidak siap untuk melintasinya.Atap adalah symbol dunia atas, berkualitas ketuhanan, oranghidup dilarang meletakan kepala ke araah hilir . rumah gadang adalah rumah milik perempuan, rumahitu sendiri bermakna perempuan.
Yang menarik adalah ragam hias, itiak pulang patang, atau itik pulang petang yanggambaranya mirip gambar itik kea rah kanan. Struktur perahu pada atap rumah-rumah Indonesia bukan karena mencontoh bentuk perahu. Indonesia pramoderen kayaraya dengan ragam hias, baik pada rumah adat maupun kain tenun. Segi estetiknya terletak pada seniman tenun untukmenciptakan bentuk bentuk symbol yangsudah diakui umum budaya. Fenomena paradox adalah fenomena yang dibutuhkan dalam memecahkan sesuatu persoalan hidup duniawi ini, paradox adalah kembali kepada yang maha esa. Sumber dari segala yang ada.
Kata Kunci: Seni. Filsafat, Resumme
No comments:
Post a Comment