Seni Ajeng Sinar Pusaka Pada Penyambutan Pengantin Khas Karawang/ Rosikin Wikandia
“Kesenian Ajeng merupakan salah satu bentuk kesenian, yang berfungsi sebgai upacara pangajeng-ngajeng khusus untuk pengantin khas Karawang dengan memiliki tarian soja dan iringan musik yang khas sebagai seni Ajeng”.
Kesenian Ajeng ini masih hidup dan berkembang, yaitu di kampung Bambu Duri RT02/22, Desa Karang Pawitan,Karawang adalah seni yang menyajikan dua bentuk penyajian berbeda tetapi dalam satu irama yang berfungsi sebagai penyambutan dalam upacara pengantin khas Karawang.
Seni Ajeng meupakan salah satu jenis kesenian tradisional, yang menjadi bagian dari tiga seni tradisi khas Karawang di antara seni Bajidoran dan Topeng Banjet, dimana kedua seni ini masih berkembang dan digemari sampai saat ini, terutama seni Bajidoran. Tetapi malah sebaliknya seni Ajeng mengalami transisi kepunahan karena kalah bersaing dengan dua kesenian tersebut.
Seni Ajeng awal pertumbuhan dan Wikandia: Pelestarian dan Pengembangan Seni Ajeng Sinar Pusaka 62 perkembangannya menurut Ii Wahyudi (2002), bahwa kesenian Ajeng telah tumbuh dan berkembang sepanjang kurun waktu pada permulaan abad ke- 20 sampai tahun 1975, dan telah mengalami surut berganti, namun masih tetap pada tahun tersebut group Ajeng tumbuh dan terdiri dari 8.
Penggenerasian seni Ajeng, khususnya bagi kalangan generasi seniman pada setiap group Ajeng tersebut, tradisinya adalah saling keterkaitan kekerabatan atau keluarga, walaupun ada seniman lain sebagai pelaku seni di luar keluarga itu hanya sebagaian kecil saja, jadi sistem regenerasi tradisi kekeluargaan sangat berperan. Hal ini kenapa dijadikan tradisi oleh beberapa group kesenian Ajeng?, dikarenakan group tersebut merasa khawatir terjadinya pendirian sebuah group baru, yang akan berpengaruh besar pada group Ajeng yang dibentuk keluarganya.
Dan apabila terjadi ketidakcocokan dalam manajemennya , maka akan mengalahkan pula groupnya. Pola pemikiran ini yang menjadi hambatan kurang berkembangnya group-group kesenian Ajeng yang ada di Karawang. Maka proses tradisi pewarisan kesenian tersebut pada generasinya mengakibatakan pula kesenian Ajeng ini tidak cepat berkembang tidak seperti group Bajidoran dan Topeng Banjet, yang sampai saat ini masih tetap digemari.
Kata kunci:Seni Ajeng, Tari Soja
No comments:
Post a Comment