Friday, April 1, 2016

Analisis Metafora Naratif Visual Produk Komunikasi Selular 3 Indie+

Analisis Metafora Naratif Visual Produk Komunikasi Selular 3 Indie+’Buat Kamu Yang Sudah Gede ‘/ Zaini Ramdhan.

Dalam mengungkap kritikan atau sindiran (satire) dan menampilkan masalah tidak secara harfiah tetapi melalui gaya ungkapan metafora, agar terungkap makna yang tersirat di balik peristiwa.
 Metafora merupakan pengalihan sebuah simbol (topik) ke sistem simbol lain (kendaraan/vehicle). Penggabungan dua makna kata / situasi menimbulkan konflik antara persamaan dan perbedaan, hingga terjadi perluasan makna menjadi makna baru. Hasil penelitian menyingkap metafora naratif visual yang peneliti lakukan dengan cara interpretasi terhadap objek kajian yaitu film iklan dengan produk 3 (Tri) Indie+.

Dengan membedah subjek penelitian yaitu tentang makna metafora naratif visual. Dalam iklan 3 (Tri) Indie + ini terdapat unsur subjek yang dapat dikategorikan sebagai ungkapan metafora naratif visual diantaranya alur cerita (penceritaan) alur cerita dari awal sampai akhir dengan dramatis (komplik cerita) (narative/naratif), objek bentuk ikonik manusia dalam hal ini diwakili oleh aktor anak-anak yang masih polos (innocence),  direpresentasikan dengan (target audience) orang baru pertama bekerja (first jobber) yang mempunyai persamaan berkarakter polos sebagai unsur inti pengambilan cerita (naratif) didekatkan dengan gaya hidup (lifestyle) dari masyarakat urban dan sub urban.
Sedangkan nilai-nilai relasi yang diwakili aspek visual (sinematik) seperti ikon/objek, setting (latar), pencahayaan (Lighting), framing (Pembingkaian), raut muka (mimik) dan gerakan tubuh (gestur).

Dalam penelitian ini makna metafora naratif visual menjadi kajian dalam penelitian yang direlasikan (relasi) dengan aspek visual , ikonografi, latar budaya. Untuk membedah secara tanda kode yang berlaku atau yang tersirat atau bisa dimaknai sebagai tanda (semiotik). Sehingga muncul pemaknaan metafora naratif visual.

Kata kunci: Metafora naratif visual, semiotika, aspek visual, latar budaya.



No comments:

Post a Comment